File PKM GT yang dibutuhkan untuk
menunjang acara COVALENT 2010
dapat mendownload di:
http://www.ziddu.com/download/11423972/JUKNISPKM-GTCOVALENT2010infokom.doc.html
terima kasih,
EXCELLENT CHEMISTRY...
29 Agustus 2010
28 Agustus 2010
Pemaba Covalen 2010
LAMBANG HIMAKI yang dibutuhkan untuk
menunjang acara COVALENT 2010
dapat mendownload di:
http://www.ziddu.com/download/11410941/himaj.jpg.html
terima kasih,
EXCELLENT CHEMISTRY...
menunjang acara COVALENT 2010
dapat mendownload di:
http://www.ziddu.com/download/11410941/himaj.jpg.html
terima kasih,
EXCELLENT CHEMISTRY...
10 Juni 2010
PKM 2010
Ada materi Pedoman dan Tata Cara PKM tahun 2010 dari BEM F.SAINTEK UNAIR yang dititipkan kepda setiap HIMA.
Untuk para calon pembuat PKM pada tahun ini, dapat mendownload materi dan tata cara terbaru dari PKM ini.
link:
http://www.ziddu.com/download/10186730/PKM2010.rar.html
Diharapkan partisipasinya....
salam
Untuk para calon pembuat PKM pada tahun ini, dapat mendownload materi dan tata cara terbaru dari PKM ini.
link:
http://www.ziddu.com/download/10186730/PKM2010.rar.html
Diharapkan partisipasinya....
salam
9 Juni 2010
MENCOBA BANGKIT LAGI
Terlalu singkat umur blog ini.... Hanya 2 post dalam kurun waktu 3 hari... Itu pun pada tahun 2009... Kini kami mencoba untuk membangkitkan Blog HIMAKI yang sudah lama ditinggal. Awalnya juga kami tidak mengerti tentang adanya blog HIMAKI ini, karena kami selalu menggalakkan untuk website HIMAKI dan HIMAKI-jejaring sosial, itupun yang aktif hanya facebook.com.. Sebelumnya terimakasi kepada Himaki-Infokom 2008 yang telah bersusah payah membuat blog ini, kami dari HIMAKI-Infokom 2010 akan berusaha untuk menghidupkan lagi HIMAKI-on-BLOG..... Tunggu tanggal mainnya........ HIMAKI-Infokom 2010
10 Mei 2009
praktikum analitik II
PEMBUATAN TEST KIT UNTUK PENENTUAN KESADAHAN TOTAL
Teori
Secara operasional, kesadahan air dedefinisikan sebagai jumlah konsentrasi kation dalam air yang dapat membentuk kompleks yang tidak larut jika bereaksi dengan sabun. Walaupun sebagian besar kation-kation logam yang bervalensi dua dan tiga memberikan kontribusi trhadap nilai kesadahan air, ion kalsium dan magnesium merupakan ion-ion yang terpenting kontribusinya. Kesadahan total ditentukan dengan cara titrasi kompleksometri dengan EDTA pada pH buffer 10. Eriochrome Black T (EBT) atau calmagite biasanya digunakan sebagai indikator visual. Kesadahan total biasanya dinyatakan sebagai mg CaCO3/liter.
Reaksi-reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut
Ca2+ + Indikator → Ca-Indikator (merah)
Ca2+ + H2Y2- à CaY2- + 2H+
Ca-Indikator + H2Y2- à CaY2- + 2H+ + Indiator bebas (biru)
Untuk meningkatkan sensitivitas test kit maka dalam larutan sampel perlu ditambahkan kompleks Mg-EDTA dalam jumlah yang sangat sedikit karena indikator tersebut memberikan titik akhir titrasi yang jelas dengan magnesium, tetapi memberikan titik akhir titrasi yang kurang bagus dengan ion lain, seperti kalsium. Pada saat larutan buffer ditambahkan ke dalam sampel, maka ion magnesium akan diusir oleh ion kalsium karena kompleks kalsium dengan EDTA lebih kuat dibandingkan kompleks magnesium dengan EDTA. 1 mL EDTA 0,1 N setara dengan 200 mg CaCO3.
Prosedur
A. Penentuan volume tetesan test kit
1. Isilah botol plastik 10 mL dengan akuades sebanyak 10 mL.
2. Teteskan air dalam botol plastic tersebut ke dalam gelas ukur 10 mL sebanyak 40 tetes. Posisi botol diusahakan tegak lurus. Lakukan prosedur ini sebanyak tiga kali.
3. Catat volumenya dan hitunglah rata-rata volume pertetes larutan.
B. Pembakuan larutan standar EDTA
Prosedur pembakuan larutan standar EDTA dapat dilihat pada petunjuk praktikum kimia analitik II pada materi penentuan kadar campuran Ca dan Mg.
C. Uji coba test kit
1. Sampel dalam labu ukur ditambahkan akuades sampai garis tanda dan dikocok sampai homogen.
2. Dipipet 10, 0 mL sampel dan dimasukkan ke dalam gelas beker 25 mL.
3. Tambahkan 0,5 mL larutan buffer salmiak dan 0,5 mL larutan indikator.
4. Laruatn ditetesi larutan test kit setetes demi setetes sehingga terjadi perubahan warna dari merah ke biru.
5. Hitunglah kesadahan totalnya dalam mg CaCO3/liter
D. Data pengamatan
1. Penentuan volume tetesan kit
2. Pembakuan larutan EDTA
3. Penentuan kesadahan total
E. Perhitungan
1 mL EDTA 0,1 N setara dengan 200 mg CaCO3
CaCO3 (mg/L) = VEDTA x NEDTA x 100.000
Vsampel x 2
Keterangan:
Volume EDTA dan volume sampel dalam satuan mililiter
Teori
Secara operasional, kesadahan air dedefinisikan sebagai jumlah konsentrasi kation dalam air yang dapat membentuk kompleks yang tidak larut jika bereaksi dengan sabun. Walaupun sebagian besar kation-kation logam yang bervalensi dua dan tiga memberikan kontribusi trhadap nilai kesadahan air, ion kalsium dan magnesium merupakan ion-ion yang terpenting kontribusinya. Kesadahan total ditentukan dengan cara titrasi kompleksometri dengan EDTA pada pH buffer 10. Eriochrome Black T (EBT) atau calmagite biasanya digunakan sebagai indikator visual. Kesadahan total biasanya dinyatakan sebagai mg CaCO3/liter.
Reaksi-reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut
Ca2+ + Indikator → Ca-Indikator (merah)
Ca2+ + H2Y2- à CaY2- + 2H+
Ca-Indikator + H2Y2- à CaY2- + 2H+ + Indiator bebas (biru)
Untuk meningkatkan sensitivitas test kit maka dalam larutan sampel perlu ditambahkan kompleks Mg-EDTA dalam jumlah yang sangat sedikit karena indikator tersebut memberikan titik akhir titrasi yang jelas dengan magnesium, tetapi memberikan titik akhir titrasi yang kurang bagus dengan ion lain, seperti kalsium. Pada saat larutan buffer ditambahkan ke dalam sampel, maka ion magnesium akan diusir oleh ion kalsium karena kompleks kalsium dengan EDTA lebih kuat dibandingkan kompleks magnesium dengan EDTA. 1 mL EDTA 0,1 N setara dengan 200 mg CaCO3.
Prosedur
A. Penentuan volume tetesan test kit
1. Isilah botol plastik 10 mL dengan akuades sebanyak 10 mL.
2. Teteskan air dalam botol plastic tersebut ke dalam gelas ukur 10 mL sebanyak 40 tetes. Posisi botol diusahakan tegak lurus. Lakukan prosedur ini sebanyak tiga kali.
3. Catat volumenya dan hitunglah rata-rata volume pertetes larutan.
B. Pembakuan larutan standar EDTA
Prosedur pembakuan larutan standar EDTA dapat dilihat pada petunjuk praktikum kimia analitik II pada materi penentuan kadar campuran Ca dan Mg.
C. Uji coba test kit
1. Sampel dalam labu ukur ditambahkan akuades sampai garis tanda dan dikocok sampai homogen.
2. Dipipet 10, 0 mL sampel dan dimasukkan ke dalam gelas beker 25 mL.
3. Tambahkan 0,5 mL larutan buffer salmiak dan 0,5 mL larutan indikator.
4. Laruatn ditetesi larutan test kit setetes demi setetes sehingga terjadi perubahan warna dari merah ke biru.
5. Hitunglah kesadahan totalnya dalam mg CaCO3/liter
D. Data pengamatan
1. Penentuan volume tetesan kit
2. Pembakuan larutan EDTA
3. Penentuan kesadahan total
E. Perhitungan
1 mL EDTA 0,1 N setara dengan 200 mg CaCO3
CaCO3 (mg/L) = VEDTA x NEDTA x 100.000
Vsampel x 2
Keterangan:
Volume EDTA dan volume sampel dalam satuan mililiter
Langganan:
Postingan (Atom)